A. Pengertian
Penelitian
Penelitian adalah suatu
penyelidikikan terorganisasi, atau penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam
mencari fakta untuk menentukan sesuatu. Suatu penelitian bertujuan untuk
mengubah kesimpulan-kesimpulan yang telah diterima, atau mengubah dalil-dalil
dengan adanya aplikasi baru dari dalil-dalil tersebut.
B. Desain
Penelitian
Desain penelitian merupakan semua
proses yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Dengan
membuat desain penelitian, seorang peneliti dapat melakukan penelitian dengan
lebih mudah.
1. Desain
Rencana Penelitian
a.
Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah berisi penjelasan tentang
sebab yang melatarbelakangi mengapa suatu masalah diangkat menjadi pokok
penelitian.
b.
Rumusan Masalah
Masalah yang telah diidentifikasikan pada bagian
latar belakang, kemudian dirumuskan dalam bentuk pertanyaan. “bagaimana
pelaksanaan pembelajaran sosiologi kelas XII”
c.
Tujuan dan Manfaat
Masalah
Tujuan penelitian merupakan alasan seorang peneliti
melakukan penelitian tersebut.
Manfaat penelitian merupakan kegunaan hasil
penelitian yang diterapkan oleh peneliti.
d.
Landasan Teori
Landasan Teori adalah penelaahan masalah penelitian
berdasarkan teori-teori atau bahan-bahan bacaan yang relevan untuk dijadikan
landasan teoritis bagi penulis dalam
merumuskan dan akhirnya menguji hipotesis.
e.
Hipotesis
Hipotesis diartikan sebagai kebenaran atau dugaan
sementara yang merupakan kemungkinan jawaban atau masalah penelitian.
f.
Metode Penelitian
Metode penelitian dimaksudkan untuk memaparkan
rencana penelitian yang akan dilakukan untuk pengambilan data.
2. Desain
Pelaksanaan Penelitian
a.
Desain Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi penelitian yang
dipilih dengan teknik tertentu.
b.
Desain Instrumen atau
alat
Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan
oleh peneliti sebagai pedoman untuk mengumpulkan data seperti kuesioner,
wawancara, atau pedoman observasi.
c.
Desain analisis data
Teknik analisis data berisi uraian tentang cara mengola data yang telah diperoleh dari hasil
lapangan. Hasil data ini menjadi jawaban atas permasalahan. Teknik analisis
data dibedakan menjadi dua yaitu:
(1).
Teknik kuantitatif, ditentukan
berdasarkan kuantitas atau jumlah, berkaitan dengan angka-angka, serta
menggunakan teknik statistik.
(2).
Teknik
Kualitatif, ditentukan berdasarkan kualitas atau mutu, dan tidak menggunakan
kaidah-kaidah statistik.
C. Metode
Ilmiah
Metode ilmiah merupakan suatu
cara pengejaran atau usaha memperoleh kebenaran yang diatur oleh
pertimbangan-pertimbangan logis. Suatu metode dapat dikatakan ilmiah jika
memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.
Berdasarkan
fakta
2.
Bebas
dari prasangka
3.
Menggunakan
prinsip analisis
4.
Menggunakan
hipotesis
5.
Menggunakan
ukuran objektif
D. Metode
Penelitian
1. Metode
Historis
Metode historis merupakan metode
penelitian yang menggunakan catatan observasi orang lain yang tidak dapat
diulang kembali. Ciri metode historis (sejarah) adalah:
a.
Banyak
menggunakan data-data dari peneliti-peneliti lain di masa lampau.
b.
Data
yang digunakan lebih banyak bergantung pada data primer dibanding data
sekunder.
c.
Pencarian
data lebih tuntas dan dilakukan penggalian informasi yang lebih tua, yang tidak
diterbitkan ataupun todak dikutip bahan acuan yang standar.
d.
Sumber
data harus dinyatakan secara definitive, baik nama pengarang, tempat,dan waktu.
Sumber tersebut harus diuji kebenaran dan keasliannya.
e.
Fakta
harus dibenarkan oleh sekurang-kurangnya dua saksi yang tidak pernah berhubung.
2. Metode
Deskriptif
Metode deskriptif adalah suatu
metode penelitian yang meneliti status sekelompok objek, kondisi, pemikiran,
ataupun peristiwa yang ada di masa sekarang. Metode ini adalah suatu metode
penelitian yang digunakan untuk membuat gambaran mengenai suatu situasi atau
kejadian dengan cara mengumpulkan data dasar saja. Berikut adalah jenis-jenis
penelitian deskriptif:
1) Penelitian
Survei
Jenis penelitian ini dilakukan untuk memperoleh
fakta-fakta dari gejala yang terjadi.
2) Penelitian
Komparatif
Adalah penelitian deskriptif yang ingin mencari
jawaban secara mendasar tentang sebab akibat, dengan menganalisis faktor-faktor
penyebab terjadi munculnya suatu gejala tertentu. Penelitian komparatif
bersifat ex post facto, yakni penelitian tersebut dilakukan pada peristiwa yang
telah terjadi.
3) Studi
Kasus
Merupakan penelitian tentang status subjek
penelitian yang berkenaan dengan suatu fase khusus atau khas dari keseluruhan
yang terjadi.
4) Metode
Penelitian Eksperimen
Penelitian yang berudaha mengontrol situasi alamiah
dengan cara membuat kondisi buatan. Penelitian eksperimen adalah penelitian
yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap objek penelitian
tersebut.tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki ada tidaknya dan
seberapa besar hubungan sebab akibat dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan
tertentu pada beberapa kelompok eksperimen dan menyediakan kontrol sebagai
pembandingnya.
5) Grounded Research
Merupakan suatu penelitian yang menggunakan analisis
perbandingan dengan tujuan mengadakan generalisasi empiris, menetapkan
konsep-konsep, membuktikan, teori dan mengemukakan teori baru.
E. Masalah
Penelitian
Masalah dapat didefinisikan
sebagai suatu keadaan yang tidak sesuai antara harapan dengan kenyataan.
Kriteria masalah dalam penelitian adalah sebagai beikut:
1.
Masalah
harus mempunyai nilai penelitian
2.
Masalah
harus fleksibel
3.
Masalah
harus sesuai dengan kualifikasi peneliti
4.
Masalah
harus menjadi dasar bagi judul penelitian
F. Teknik
Penarikan Sampel
Sampel adalah kecil sasaran
pengamatan atau penelitian. Sedangkan kelompok besar yang menjadi sasaran
generalisasi disebut dengan populasi. Berikut ini adalah teknik penarikan
sampel:
1.
Penarikan
Sampel Acak (Random Sampling)
Semua anggota populasi memiliki peluang yang sama
untuk dimasukkan ke dalam sampel. Pemilihan sampel dilakukan secara acak tanpa
didasarkan kriteria apapun.
2.
Penarikan
Sampel Berlapis (Stratified Sampling)
Merupakan penarikan sampel yang dilakukan apabila
perwujudan populasi terdiri dari sejumlah subkelompok atau lapisan yang mungkin
mempunyai ciri-ciri berbeda.
3.
Penarikan
Sampel Berkelompok (Cluster Sampling)
Satu sampel yang dipilih pada cluster sampling adalah kelompok individu yang secara alami berada
bersama-sama di suatu tempat.
G. Pengumpulan
Data
a. Metode
Pengumpulan Data
Pengumpulan data didasarkan pada
suatu metode atau prosedur agar data yang diinginkan dapat terkumpul lengkap.
Berikut adalah metode-metode pengumpulan data dalam penelitian.
1) Observasi
(Pengamatan)
Adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan
cara mengamati langsung dilapangan. Metode observasi dibedakan menjadi tiga,
yaitu”
a)
Observasi
biasa, dimana si pengamat merupakan orang yang sepenuhnya melakukan observasi.
Ia tidak memiliki keterlibatan apapun dengan objek penelitian.
b)
Observasi
terkendali, merupakan metode observasi yang sasaran penelitiannya ditempatkan
dalam suatu ruangan terbatas untuk diamati dan diadakan berbagai percobaan oleh
pengamat atau peneliti.
c)
Observasi
partisipasi, merupakan metode observasi di mana peneliti terlibat langsung di tengah
masyarakat dan mengikuti segala aktivitas di dalamnya.
2) Wawancara
Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk
tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara di
peneliti dengan subjek penelitian. Metode wawancara dibedakan atas beberapa
jenis:
a)
Wawancara
berencana
b)
Wawancara
tidak berencana
c)
Wawancara
terfokus
d)
Wawancara
bebas
e)
Wawancara
tertutup
f)
Wawancara
terbuka
g)
Wawancara
mendalam
3) Metode
Kuesioner
Kuesioner merupakan sekumpulan pertanyaan yang
butir-butirnya berhubungan dengan masalah penelitian, dan mempunyai makna guna
menguji hipotesis. Kuesioner berisi pertanyaan yang tertutup saja, terbuka
saja, atau campuran (tertutup dan terbuka).
·
Contoh
kuesioner tertutup:
Setujukah kamu dengan peraturan yang melarang
membawa ponsel ke sekolah?
a.
Tidak
setuju
b.
Kurang
setuju
c.
Setuju
d.
Sangat
setuju
·
Contoh
kuesioner terbuka:
Bagaimana pendapat Anda tentang keberadaan komunitas
punk di kota Anda?
Jawaban:
.............................................................................................................................................
·
Contoh
kuesioner campuran:
Setujukah Anda jika seorang perempuan menjadi supir
bus kota?
a.
Tidak
setuju
b.
Kurang
setuju
c.
Setuju
d.
Sangat
setuju
b. Skala
Pengukuran
1) Skala
Nominal
Skala nominal adalah pengukuran dengan menempatkan
objek atau individu ke dalam kategori-kategori yang mempunyai perbedaan
kualitatif. Dua ciri dari skala nominal adalah posisi data setara dan tidak
bisa dilakukan operasi matematika. Contoh skala nominal adalah:
·
Siswa
SMA 55 Jakarta diberikan kategori ukuran “1”
·
Siswa
SMA 60 Jakarta diberikan kategori ukuran “2”
·
Siswa
SMA 79 Jakarta diberikan kategori ukuran “3”
2) Skala
Ordinal
Skala ordinal adalah pengukuran dengan cara
kategorisasi atau klasifikasi, tetapi di antara setiap data terdapat hubungan.
Sama halnya dengan skala nominal, pada skala ordinal tidak bisa dilakukan
operasi matematika. Akan tetapi, pada skala ordinal memiliki ciri posisi yang
tidak setara.
Contoh skala ordinal adalah:
·
Sangat
pandai diberi tanda “1”
·
Pandai
diberi tanda “2”
·
Cukup
pandai diberi tanda “3”
·
Kurang
pandai diberi tanda “4”
3) Skala
Interval
Skala interval merupakan skala pengukuran yang
memberi jarak interval yang sama dari suatu titik asal yang tidak tetap. Ciri
dari skala interval adalah tidak ada kategorisasi atau pemberian kode seperti
data kualitatif, serta dapat dilakukan operasi matematika.
4) Skala
Rasio
Skala rasio adalah skala pengukuran yang ditentukan
titik nol sejati dan jarak interval harus sama. Rasio atau perbandingan dapat
dilakukan terhadap dua nilai tertentu pada skala ini.
H. Analisis
Data
1. Editing
Kegiatan meneliti dan memeriksa kembali data-data
yang telah dikumpulkan dari lapangan terutama yang didapat dari kuesioner
disebut dengan editing.
2. Coding
Coding atau pengkodean data adalah pemberian
angka-angka pada setiap jawaban yang didapat dari pengumpulan data. Pengkodean
data didasarkan pada jenis jawaban atau pernyataan yang diterima.
3. Pengolahan
Data
a.
Pengolahan Data
Nonstatistik
1)
Tabulasi,
merupakan proses memasukkan data ke dalam tabel-tabel.
2)
Analisis
Data, yang bertujuan memberikan deskripsi tentang ciri khas suatu kelompok,
menunjukkan kecenderungan di tengah-tengah variabel yang diteliti, serta
menunjukkan hubungan-hubungan yang terjadi.
3)
Penafsiran
data atau interpretasi, pencarian pengertian yang lebih luas tentang
penemuan-penemuan dalam penelitian.
4)
Generalisasi,
merupakan penarikan kesimpulan (verifikasi data) dari analisis penelitian dan
harus berkaitan dengan teori yang mendasari penelitian tersebut.
b. Pengolahan Data
Statistik
1)
Pembuatan
tabel distribusi frekuensi, yaitu tabel yang memuat dan mengatur data dalam
kelas berdasarkan frekuensi.
2)
Menentukan
ukuran tendetensi sentral, yang meliput mean, modus dan median.
3)
Mengatur
derajat hubungan antarvariabel.
I. Penulisan
Laporan Penelitian
Kerangka penulisan laporan
penelitian yang umumnya dipergunakan oleh peneliti ilmu sosial adalah sebagai
berikut.
a)
Bagian
awal, terdiri atas halaman judul, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar
tabel, daftar gambar/bagan/diagram.
b)
Badan
laporan, terdiri atas pendahuluan, kerangka teoritis, metodologi penelitian,
pelaksanaan penelitian, serta hasil penelitian dan pembahasan.
c)
Bagian
penutup, terdiri atas kesimpulan dan saran, daftar pustaka, serta
lampiran-lampiran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar